Profil » Detail

Tugas dan Fungsi

TUGAS POKOK DAN FUNGSI                                                          

Dalam rangka efisiensi penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Kabupaten Bangka Selatan, dilakukan perampingan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yang tertuang dalam Perda Kabupaten Bangka Selatan Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Selatan. OPD DPUPRHUB merupakan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Selatan yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan dan Pertanahan yang terkait dengan pembangunan.

Dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok tersebut, fungsi DPUPRHUB berdasarkan Peraturan Bupati Bangka Selatan Nomor 39 Tahun 2016 (tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah) adalah sebagai berikut:

  1. Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
  2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sesuai dengan lingkup tugasnya;
  3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Susunan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan berdasarkan peraturan Bupati Bangka Selatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Rincian Tugas Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan terdiri dari :

  1. Kepala Dinas
  2. Sekretaris

2.1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

2.2. Sub Bagian Keuangan

2.3. Sub Bagian Perencanaan, Program dan Pelaporan

  1. Bidang Sumber Daya Air

3.1. Seksi Penatagunaan dan Pembangunan Sumber Daya Air

3.2. Seksi pengembangan Jaringan Sumber Daya Air

3.3. Seksi Operasi dan Pemeliharaan

  1. Bidang Bina Marga

4.1. Seksi  Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan Jembatan

4.2. Seksi Pembangunan Jalan

4.3. Seksi Pembangunan Jembatan

  1. Bidang Cipta Karya

5.1. Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan

5.2. Seksi infrastruktur bangunan pemukiman

5.3. Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air minum

  1. Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi

6.1. Seksi Pertanahan

6.2. Seksi Tata Ruang

6.3. Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

  1. Bidang Perhubungan Darat

7.1. Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Darat

7.2. Seksi Dal Ops Darat

7.3. Seksi Sarana dan prasarana angkutan darat

  1. Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara

8.1. Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara

8.2. Seksi Dal Ops Laut, ASDP dan Udara

8.3. Seksi Sarana dan prasarana Laut, ASDP dan Udara

  1. Unit Pelaksana Teknis Dinas

UPT yang ada di DPUPRHUB terdiri dari 5 (lima) UPT yaitu UPT PAM, UPT Perparkiran, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, UPT Terminal, dan UPT Pelabuhan Sadai.

 

Sedangkan Tugas dan Fungsi Masing-masing Jabatan Struktural dan Pelaksana dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. KEPALA DINAS

Kepala Dinas mempunyai tugas pokok Menyelenggarakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, dan mengendalikan kegiatan DPUPRHUB dalam menyelenggarakan wewenang dan pelayanan umum di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan. Untuk melaksanakan tugas pokok di atas, Kepala Dinas mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana dan program kerja DPUPRHUB;
  2. Perumusan kebijakan teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan;
  3. Penyelenggaraan koordinasi, pengendalian, serta bimbingan teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan;
  4. Pembinaan organisasi, administrasi kepegawaian lingkup DPUPRHUB;
  5. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan DPUPRHUB kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;
  6. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala Dinas dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Merumuskan visi dan misi serta menetapkan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) DPUPRHUB;
  2. Merumuskan kebijakan teknis bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan;
  3. Mengkoordinir dan mengarahkan dalam penyusunan program kerja tahunan;
  4. Mengkoordinir dan mengarahkan pelaksanaan program dan kegiatan pada sekretariat dan bidang-bidang;
  5. Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan pembinaan bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan;
  6. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan supervisi dalam penyusunan rencana strategis SKPD;
  7. Mengkoordinir penyusunan rencana pembangunan bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perhubungan;
  8. Mengkoordinir dan bertanggung jawab atas proses pengadaaan barang/jasa di lingkup Dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Memberi petunjuk, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan;
  10. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan pertimbangan sesuai bidangnya;
  11. Melaksanakan tertib administrasi dan pelaporan;
  12. Melakukan pengawasan, pembinaan dan penilaian terhadap hasil pekerjaan bawahan;
  13. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. SEKRETARIS

Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam penyusunan program, pengelolaan keuangan serta urusan umum dan kepegawaian di lingkungan DPUPRHUB. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana di atas, Sekretaris mempunyai fungsi:

  1. Pengkoordinasian bidang-bidang dalam rangka penyusunan rencana strategis, program dan kegiatan serta penyusunan laporan tahunan;
  2. Perencanaan penyusunan program dan kegiatan di lingkungan Sekretariat;
  3. Pelaksanaan pengelolaan urusan keuangan, umum dan kepegawaian Dinas;
  4. Pelayanan administrasi kepada seluruh satuan organisasi di lingkungan Dinas;
  5. Pengawasan dan pengendalian program dan kegiatan Sekretariat;

Dalam melaksanakan fungsi tersebut Sekretaris mempunyai tugas sebagai berikut:

  1. Mengkoordinir penyusunan rencana strategis Dinas;
  2. Mengkoordinir penyusunan program dan kegiatan tahunan Dinas;
  3. Mengkoordinir penyusunan rencana kerja anggaran dan dokumen pelaksanaan anggaran Dinas;
  4. Menyusun rencana program dan kegiatan di lingkungan Sekretariat;
  5. Memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh satuan organisasi di lingkungan Dinas;
  6. Melaksanakan pengelolaan urusan keuangan di lingkungan Dinas
  7. Melaksanakan urusan umum, kerumahtanggaan, perlengkapan dan tertib administrasi barang-barang inventaris Dinas;
  8. Melaksanakan urusan administrasi kepegawaian di lingkungan Dinas;
  9. Mengkoordinasikan penyusunan laporan realisasi semester dan prognosis tahun berjalan;
  10. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan urusan perbendaharaan, pembukuan dan penyusunan neraca Dinas;
  11. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan tertib administrasi pertanggungjawaban keuangan Dinas;
  12. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan akuntansi anggaran Dinas;
  13. Melaksanakan verifikasi kelengkapan dokumen pencairan dana dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran;
  14. Melaksanakan pembayaran kebutuhan pelaksanaan kegiatan pada Dinas;
  15. Membantu atasan dalam mengkoordinir proses pengadaan barang/jasa di lingkup Dinas;
  16. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  17. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  18. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan-laporan pelaksanaan kegiatan Badan;
  19. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan;

Dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya, Sekretaris Dinas membawahi dan dibantu oleh:

 

2.1  Kepala Sub-Bagian Umum dan Kepegawaian

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam hal melaksanakan kegiatan surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, perlengkapan serta administrasi kepegawaian di lingkungan Dinas.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :

  1. Perencanaan penyusunan program dan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  2. Pengkoordinasian pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian;
  3. Pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagaimana dimaksud dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut:

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  2. Melaksanakan urusan kearsipan dan pengagendaan surat menyurat baik surat masuk maupun surat keluar;
  3. Melaksanakan urusan perlengkapan dan urusan rumah tangga Dinas, termasuk perjalanan dinas;
  4. Melaksanakan administrasi dan pengelolaan inventaris/barang Badan (rencana pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan dan pelaporan);
  5. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan protokoler;
  6. Melaksanakan urusan pengelolaan administarsi kepegawaian di lingkungan Dinas, mempersiapkan rencana kebutuhan pegawai dan usulan mutasi pegawai, pemberhentian serta pensiun pegawai di lingkungan Dinas;
  7. Mempersiapkan usulan kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Dinas;
  8. Membuat daftar urutan kepangkatan, cuti dan absen pegawai;
  9. Melaksanakan pengurusan kartu kepegawaian antara lain KARPEG, KARIS, KARSU dan TASPEN;
  10. Melaksanakan kegiatan lain pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  11. Menyiapkan bahan dalam proses pengadaan barang/jasa di lingkup Dinas;
  12. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  13. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  14. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas/kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  15. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

2.2  Kepala Sub-Bagian Keuangan

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas membantu Sekreataris dalam hal melaksanakan urusan keuangan di lingkungan Dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Sub Bagian Keuangan  mempunyai fungsi :

  1. Perencanaan penyusunan program dan kegiatan Sub Bagian Keuangan;
  2. Pelaksanaan administarsi keuangan Dinas;
  3. Pengkoordinasian pelaksanaan pengelolaan keuangan Dinas;
  4. Pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Keuangan;

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Sub Bagian Keuangan sebagaimana dimaksud dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan Sub bagian Keuangan;
  2. Menyiapkan bahan sebagai masukan dalam penyusunan rencana kerja anggaran;
  3. Mengkoordinasikan penyusunan laporan realisasi semesteran dan prognosis tahun berjalan;
  4. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan urusan perbendaharaan, pembukuan dan penyusunan neraca Dinas;
  5. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan tertib administrasi tertanggungjawaban keuangan Dinas;
  6. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan akuntansi anggaran Dinas;
  7. Melakukan verifikasi kelengkapan dokumen pencaiaran dana dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran;
  8. Melaksanakan pembayaran kebutuhan pelaksanaan kegiatan kegiatan pada Dinas;
  9. Melaksanakan kegiatan lain pada Sub bagian Keuangan;
  10. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  11. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  12. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas/kegiatan Sub bagian Keuangan;
  13. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan;

2.3Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Pelaporan

Kepala Sub Bagian Perencanaan dan pelaporan mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam melaksanakan kegiatan penyusunan rencana program, evaluasi program kerja dan pelaksanaannya. Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai fungsi :

  1. Perencanaan penyusunan program dan kegiatan Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan;
  2. Pengkoordinasian penyusunan rencana program dan kegiatan Dinas;
  3. Mengkoordinasikan penyusunan laporan kinerja Dinas;
  4. Pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana strategi Dinas;
  3. Membantu atasan dalam mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan tahunan Dinas;
  4. Mengkoordinasikan penyusunan rencana kerja anggaran dan dokumen pelaksanaan anggaran bekerjasama dengan Sub Bagian Keuangan;
  5. Membantu atasan dalam penyusunan laporan kinerja Dinas bekerjasama dengan Sub Bagian Keuangan;
  6. Membantu atasan dalam menyusun laporan akuntabilitas Dinas;
  7. Menyiapkan bahan dalam rangka pengawasan dan pengendalian program dan kegiatan Dinas;
  8. Melaksanakan kegiatan lain pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan;
  9. Mengkoordinasikan dan melaksanakan evaluasi program dan kegiatan pada Dinas;
  10. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  11. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  12. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas/kegiatan Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan;
  13. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
  14. Kepala Bidang BINAMARGA

Kepala Bidang Bina Marga mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal dalam hal melaksanakan pembinaan, perumusan petunjuk teknis dan perumusan kebijakan Peningkatan, Pengembangan dan Pembangunan Jalan dan Jembatan. Kepala Bidang Bina Marga mempunyai fungsi :

  1. penyusunan rencana teknis, program, pembinaan dan bimbingan teknis dibidang bina marga;
  2. pengawasan, pengendalian dan pelaksanaan pekerjaan bina marga;
  3. pemeliharaan jalan dan jembatan serta pengelolaan alat-alat berat;
  4. perizinan dan pengawasan pemanfaatan jalan beserta utilitasnya
  5. Pelaksanaan penanggulangan darurat jalan dan jembatan akibat bencana alam
  6. Pengumpulan data dan pelaporan bidang bina marga
  7. Pemanfaatan alat berat dan pengujian

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Bina Marga dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Menyusun Program perencanaan, pengawasan, pengoperasian, pengelolaan dan pemeliharaan teknis untuk bahan koordinasi internal bidang Bina Marga;
  3. Melaksanakan dan mengendalikan pekerjaan di bidang Bina Marga;
  4. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional Bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  5. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  6. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Bina Marga;
  7. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  8. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

3.1      Seksi Peningkatan dan pengembangan Jalan dan Jembatan

Kepala Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan. Kepala Seksi  Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan.
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Peningkatan dan Pengembangan Jalan dan jembatan.

3.2      Seksi Pembangunan Jalan

Kepala Seksi Pembangunan Jalan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Pembangunan Jalan. Kepala Seksi  Pembangunan Jalan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Pembangunan Jalan;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Pembangunan Jalan;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Pembangunan Jalan.
  4. pelaporan kegiatan Seksi Pembangunan Jalan

3.3      Seksi Pembangunan Jembatan

Kepala Seksi Pembangunan Jembatan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Pembangunan Jembatan. Kepala Seksi  Pembangunan Jembatan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Pembangunan Jembatan;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Pembangunan Jembatan;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Pembangunan Jembatan.
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Pembangunan Jembatan.
  5. Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi

 

  1. Kepala Bidang TATA RUANG

Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal dalam hal melaksanakan pembinaan, perumusan petunjuk teknis dan perumusan kebijakan Pertanahan, Tata Ruang dan Penyelenggaraan jasa konstruksi. Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi mempunyai fungsi :

  1. pengumpulan data, survey, penelitian, pemetaan, penyelidikan dan studi kelayakan tata ruang;
  2. pelaksanaan analisis dan evaluasi terhadap hasil survey, pemantauan, pengendalian, dan pembinaan jasa konstruksi;
  3. Penyusunan rencana dan program penataan ruang;
  4. pemantauan, pengendalian, evaluasi terhadap pemanfaatan ruang, penyelenggaraan pembinaan terhadap usaha jasa konstruksi
  5. inventarisasi tanah-tanah yang bersertifikat
  6. pengaturan dan penataan pertanahan
  7. koordinasi pelayanan pertanahan
  8. pelaporan bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Menyusun pengumpulan data, survey, penelitian, pemetaan, penyelidikan dan studi kelayakan tata ruang;
  3. Melaksanakan analisis dan evaluasi terhadap hasil survey, pemantauan, pengendalian, dan pembinaan jasa konstruksi
  4. Melakukan inventarisasi tanah-tanah yang bersertifikat
  5. Melaksanakan pengaturan dan penataan pertanahan
  6. Mengkoordinasikan pelayanan pertanahan
  7. Melaksanakan dan mengendalikan pekerjaan di bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi;
  8. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  9. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  10. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi;
  11. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  12. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja;
  13. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

 

4.1      Kepala Seksi  Pertanahan

Kepala Seksi Pertanahan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Pertanahan. Kepala Seksi  Pertanahan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Pertanahan.
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Pertanahan.
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Pertanahan.
  4. Pelaporan kegiatan Seksi pertanahan.

 

4.2      Kepala Seksi Tata Ruang

Kepala Seksi Tata Ruang mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Tata Ruang. Kepala Seksi  Tata Ruang mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Tata Ruang.
  2. pengumpulan data, survey, penelitian, pemetaan, penyelidikan dan studi kelayakan tata ruang.
  3. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Tata Ruang.
  4. pelaksanaan kegiatan Seksi Tata Ruang.
  5. pelaporan kegiatan Seksi Tata Ruang.

 

4.3      Kepala Seksi  Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Kepala Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Tata Ruang dan Jasa Konstruksi dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Kepala Seksi  Penyelenggaraan Jasa Konstruksi mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
  2. pembinaan, perizinan dan penatausahaan registrasi, klasifikasi usaha jasa konstruksi.
  3. penyajian data dan informasi jasa konstruksi.
  4. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
  5. pelaksanaan kegiatan Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
  6. pelaporan kegiatan Seksi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

 

  1. Kepala Bidang CIPTA KARYA

Kepala Bidang Cipta Karya mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal melaksanakan pembinaan, perumusan petunjuk teknis dan perumusan kebijakan Penataan Bangunan dan Lingkungan, Infrastruktur Bangunan Pemukiman dan Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum.

Kepala Bidang Cipta Karya mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana dan kebijakan teknis di Bidang Cipta karya;
  2. Pengkoordinasian dan pengarahan dalam penyusunan program dan kegiatan Bidang Cipta Karya;
  3. Pengawasan, pengendalian dan pelaksanaan pekerjaan cipta karya yang meliputi:
  4. Penyediaan Sistem Air Minum dan air bersih;
  5. bangunan gedung, perumahan dan pemukiman
  6. Sarana dan prasaran air limbah dan drainase.
  7. penanggulangan banjir dan bencana alam
  8. pelaporan bidang cipta karya

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Cipta Karya dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Menyusun Program perencanaan, pengawasan, pengoperasian, pengelolaan dan pemeliharaan teknis untuk bahan koordinasi internal bidang Cipta Karya;
  3. Melaksanakan dan mengendalikan pekerjaan di bidang Cipta Karya;
  4. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional Bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  5. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  6. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Cipta Karya;
  7. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  8. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

 

5.1      Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan

Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan. Kepala Seksi  Penataan Bangunan dan Lingkungan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan.
  4. pelaporan Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan

5.2      Seksi Infrastruktur Bangunan Pemukiman

Kepala Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatanSeksi Infrastruktur bangunan pemukiman. Kepala Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman mempunyai fungsi:

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman;
  3. Pelaksanaan kegiatan Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman.
  4. Pelaporan Seksi Infrastruktur bangunan pemukiman

 

5.3      Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum

Kepala Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum. Kepala Seksi  Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum.
  4. pelaporan kegiatan Seksi Pengembangan Penyediaan Sistem Air Minum

 

  1. Kepala Bidang SUMBERDAYA AIR

Kepala Bidang Sumber Daya Air atau yang disingkat SDA mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal menyiapkan dan menyusun kebijakan teknis, mengendalikan, mengevaluasi, merumuskan dan memfasilitasi Penatagunaan Dan Pembangunan SDA,  Pengembangan Jaringan SDA serta Operasi Dan Pemeliharaan SDA.

Kepala Bidang Sumber Daya Air mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana dan kebijakan teknis di Bidang Sumber Daya Air;
  2. Pengkoordinasian dan pengarahan dalam penyusunan program dan kegiatan Bidang Sumber Daya Air;
  3. Pelaksanaan program dan kegiatan Bidang Sumber Daya Air;
  4. Pengendalian dan pembinaan teknis atas program dan kegiatan Bidang Sumber Daya Air;

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Sumber Daya Air dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Menyusun Program perencanaan, pengawasan, pengoperasian, dan pemeliharaan teknis serta pembinaan untuk bahan koordinasi internal bidang Sumber Daya Air;
  3. Melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana sumberdaya air, operasi dan pemeliharaan dibidang Sumber Daya Air;
  4. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional Bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  5. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  6. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Sumber Daya Air;
  7. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  8. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

 

6.1      Kepala Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA

Kepala Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA mempunyai tugas membantu Kepala Bidang SDA dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di bidang SDA. Kepala Seksi  Penatagunaan dan pengembangan SDA mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Seksi Penatagunaan dan pengembangan SDA dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;
  2. Melaksanakan kegiatan pengumpulan data dan mengolahnya untuk perencanaan teknis terkait penatagunaan dan pembangunan Sumber Daya Air;
  3. Melakukan pendataan terhadap potensi sumberdaya air yang sudah dikelola secarateknis/non teknis maupun yang belum dikelola secara teknis/non teknis;
  4. Melaksanakan perencanaan, pengawasan dan pengendalian sarana dan prasarana pemanfaatan sumberdaya air pada daerah Irigasi, Sungai, Rawa, Sumber Air Baku dan Pantai;
  5. Melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana untuk pemanfaatan sumber daya air;
  6. Memberikan bimbingan dan penjelasan kepada masyarakat tentang pengunaan dan pemanfaatan sumber daya air;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Bidang Sumber Daya Air sesuai dengan bidang tugasnya;
  8. Memberikan saran-saran, pertimbangan dan laporan kepada kepala Bidang Sumber Daya Air tentang langkah-langkah dan tindakan yang perlu diambil terkait bidang tugasnya.
  9. Melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya.
  10. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas bawahan agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

 

6.2      Kepala Seksi Pengembangan Jaringan SDA

Kepala Seksi pengembangan jaringan SDA mempunyai tugas membantu Kepala Bidang SDA dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di bidang SDA. Kepala Seksi  pengembangan jaringan SDA mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi pengembangan jaringan SDA;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi pengembangan jaringan SDA;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi pengembangan jaringan SDA.

 

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Seksi pengembangan jaringan SDA dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;
  2. Melaksanakan kegiatan pengumpulan data dan mengolahnya untuk perencanaan teknis terkait pengembangan jaringan Sumber Daya Air;
  3. Melakukan pendataan terhadap potensi sumberdaya air yang sudah dikelola secarateknis/non teknis maupun yang belum dikelola secara teknis/non teknis;
  4. Melaksanakan pengembangan sarana dan prasarana untuk pemanfaatan sumberdaya air pada daerah Irigasi, Sungai, Rawa, Sumber Air Baku dan Pantai;
  5. Memberikan bimbingan dan penjelasan kepada masyarakat tentang pengunaan dan pemanfaatan sumber daya air;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Bidang Sumber Daya Air sesuai dengan bidang tugasnya;
  7. Memberikan saran-saran, pertimbangan dan laporan kepada kepala Bidang Sumber Daya Air tentang langkah-langkah dan tindakan yang perlu diambil terkait bidang tugasnya.
  8. Melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya.
  9. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas bawahan agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

 

6.3      Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan

Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang SDA dalam hal melaksanakan, menyiapkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan di bidang SDA. Kepala Seksi  Operasi dan Pemeliharaan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan penyusunan program dan kegiatan Seksi Operasi dan Pemeliharaan;
  2. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan program dan kegiatan pada Seksi Operasi dan Pemeliharaan;
  3. pelaksanaan kegiatan Seksi Operasi dan Pemeliharaan.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;
  2. Melaksanakan kegiatan pengumpulan data dan mengolahnya untuk pelaksanaan kegiatan pemeliharaan dan pengoperasian sarana prasarana sumber daya air.
  3. Melakukan pendataan terhadap potensi sumberdaya air yang sudah dikelola secarateknis/non teknis maupun yang belum dikelola secara teknis/non teknis;
  4. Melaksanakan operasi dan Pemeliharaan Sarana dan prasarana sumber daya air pada daerah Irigasi, Sungai, Rawa, Sumber Air Baku dan Pantai;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Bidang Sumber Daya Air sesuai dengan bidang tugasnya;
  6. Memberikan saran-saran, pertimbangan dan laporan kepada kepala Bidang Sumber Daya Air tentang langkah-langkah dan tindakan yang perlu diambil terkait bidang tugasnya.
  7. Melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya.
  8. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas bawahan agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

 

  1. Kepala Bidang PERHUBUNGAN DARAT

Kepala Bidang Perhubungan Darat mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal melaksanakan, mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan dibidang perhubungan darat  meliputi sarana dan lalu lintas, angkutan jalan dan prasarana jalan. Kepala Bidang Perhubungan Darat mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana program dan kegiatan di Bidang Perhubungan Darat
  2. Pengkoordinasian dan pengarahan dalam penyusunan program dan kegiatan Bidang Perhubungan Darat;
  3. Pelaksanaan program dan kegiatan Bidang Perhubungan Darat;
  4. Pengendalian dan pembinaan teknis atas program dan kegiatan Bidang Perhubungan Darat.

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Perhubungan Darat dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Melaksanakan dan mengendalikan pekerjaan di bidang Perhubungan Darat
  3. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional Bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  4. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  5. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Perhubungan Darat
  6. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  7. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

 

7.1      Kepala Seksi lalu Lintas dan Angkutan Darat

Kepala Seksi Lalu lintas dan  Angkutan Darat mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan Darat dalam hal pengumpulan dan pengkajian bahan teknis, perencanaan, pengkoordinasian, pembinaan, pengawasan dan pengembangan serta pengelolaan tata laksana Lalu lintas  angkutan jalan, penyiapan pemberian bimbingan, izin pengangkutan orang, pengangkutan barang, pengangkutan khusus dan pengawasan penyelenggaraan pengangkutan di wilayah kabupaten sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kepala Seksi Lalu lintas dan  Angkutan Darat mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Lalu lintas dan Angkutan Darat
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Lalu lintas dan Angkutan Darat
  3. Pelaksanaan kegiatan Seksi Lalu lintas dan Angkutan Darat
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Lalu lintas dan Angkutan Darat

 

7.2      Kepala Seksi  Dal OPS Darat

Kepala Seksi Dal OPS Darat mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan Darat dalam hal melaksanakan, menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan fasilitasi patroli dan pengawalan, pengawasan, pengendalian, penyidikan dan penindakan operasi darat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kepala Seksi Dal OPS Darat mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Dal OPS Darat
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Dal OPS Darat
  3. pengawalan, pengawasan, pengendalian, penyidikan dan penindakan operasi darat
  4. Pelaksanaan kegiatan Seksi Dal OPS Darat
  5. Pelaporan kegiatan Seksi Dal OPS Darat

 

7.3      Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan Darat dalam hal pengumpulan dan pengkajian bahan teknis, perencanaan, pengkoordinasian, pembinaan, pengawasan dan pengembangan serta pengelolaan tata laksana Sarana dan Prasarana Angkutan Darat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat
  3. Pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bidang Sarana dan Prasarana Angkutan Darat
  2. Mengumpulkan dan mengkaji data dan informasi lainnya sebagai bahan perumusan kebijakan teknis yang berhubungan dengan sarana dan prasarana Angkutan Darat
  3. Menyiapkan bahan pengembangan pelayanan sarana dan parasarana Angkutan Darat
  4. Melakukan pemantauan dan monitoring pelayanan sarana dan parasarana Angkutan Darat
  5. Melakukan inventarisasi permasalahan pelayanan sarana dan prasarana serta merumuskan langkah-langkah pemecahannya;
  6. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  7. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  8. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas/kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan Darat
  9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. Kepala Bidang PERHUBUNGAN LAUT, ASDP DAN UDARA

Kepala Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal melaksanakan, kebijakan dan mengkoordinasikan kegiatan bidang  Laut, ASDP dan Udara meliputi pengawasan kegiatan angkutan laut, lalu lintas sungai, danau dan penyeberangan serta penunjang keselamatan pelayaran. Kepala Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana program dan kegiatan di Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara
  2. Pengkoordinasian dan pengarahan dalam penyusunan program dan kegiatan Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara;
  3. Pelaksanaan program dan kegiatan Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara;
  4. Pengendalian dan pembinaan teknis atas program dan kegiatan Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara.
  5. Pelaporan program dan kegiatan Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan dibidang tugasnya berdasarkan rencana dan kebutuhan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
  2. Melaksanakan dan mengendalikan pekerjaan di bidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara
  3. Mengkoordinir para Kepala Seksi dalam merumuskan program dan sistem kerja operasional Bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  4. Melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Bidang dan Instansi lain dalam hal keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan;
  5. Menyusun langkah teknis pelaksanaan program dan kegiatan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dibidang Perhubungan Laut, ASDP dan Udara
  6. Membagi tugas kepada seksi-seksi dan memberi bimbingan sesuai bidang tugasnya agar tercapai keserasian tugas yang dilaksanakan;
  7. Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas seksi-seksi agar sesuai dengan rencana kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Melakukan Monitoring dan Evaluasi;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

 

8.1      Kepala Seksi lalu Lintas Laut, ASDP dan Udara

Kepala Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan Laut, ASDP dan Udara dalam hal pengumpulan dan pengkajian bahan teknis, perencanaan, pengkoordinasian, pembinaan, pengawasan dan pengembangan serta pengelolaan tata laksana Lalu lintas  angkutan laut, penyiapan pemberian bimbingan, izin pengangkutan orang, pengangkutan barang, pengangkutan khusus dan pengawasan penyelenggaraan pengangkutan di wilayah kabpaten sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara
  3. Pelaksanaan kegiatan Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Lalu lintas Laut, ASDP dan Udara

 

8.2      Kepala Seksi Dal OPS Laut, ASDP dan Udara

Kepala Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan laut, ASDP dan Udara dalam hal melaksanakan, menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan fasilitasi patroli dan pengawalan, pengawasan, pengendalian, penyidikan dan penindakan operasi darat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.Kepala Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara
  3. pengawalan, pengawasan, pengendalian, penyidikan dan penindakan operasi laut, ASDP dan Udara
  4. Pelaksanaan kegiatan Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara
  5. Pelaporan kegiatan Seksi Dal OPS laut, ASDP dan Udara

 

8.3      Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara mempunyai tugas membantu Kepala Bidang perhubungan Laut, ASDP dan Udara dalam hal pengumpulan dan pengkajian bahan teknis, perencanaan, pengkoordinasian, pembinaan, pengawasan dan pengembangan serta pengelolaan tata laksana Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara mempunyai fungsi :

  1. Perumusan rencana kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara
  3. Pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara
  4. Pelaporan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara dijabarkan dalam rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara
  2. Mengumpulkan dan mengkaji data dan informasi lainnya sebagai bahan perumusan kebijakan teknis yang berhubungan dengan sarana dan prasarana Laut, ASDP dan Udara
  3. Menyiapkan bahan pengembangan pelayanan sarana dan parasarana Laut, ASDP dan Udara
  4. Melakukan pemantauan dan monitoring pelayanan sarana dan parasarana Laut, ASDP dan Udara
  5. Melakukan inventarisasi permasalahan pelayanan sarana dan prasarana serta merumuskan langkah-langkah pemecahannya;
  6. Memberi petunjuk, mengawasi, dan mengevaluasi dalam rangka pelaksanaan tugas bawahan;
  7. Memberikan saran/pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan;
  8. Melaksanakan tertib administrasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas/kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Laut, ASDP dan Udara
  9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. Kepala Unit Pelayanan Teknis

UPT di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan terdiri atas 5 (lima) UPT, Yaitu UPT PAM, UPT PKB, UPT Pelabuhan, UPT Terminal dan UPT Perparkiran. Kepala UPT mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam hal melaksanakan operasional UPT dinas yang dipimpinnya. Kepala UPT mempunyai fungsi :

  1. Perencanaan dan penyusunan program dan kegiatan UPT Dinas
  2. Pengkoordinasian dalam hal penyiapan bahan pelaksanaan kegiatan pada UPT dinas
  3. Pelaksanaan kegiatan UPT dinas
  4. Pelaporan kegiatan UPT dinas

Kepala sub bagian tata usaha  UPT dinas mempunyai tugas membantu Kepala UPT Dinas dalam hal melaksanakan urusan perencanaan, kepegawaian, keuangan dan umum serta pengumpulan data dan penyusunan laporan.Kepala sub bagian tata usaha  UPT dinas mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan kooordinasi perencanaan program dan anggaran serta pengelolaan keuangan
  2. Pelaksanaan pengelolaan urusan ketatausahaan dan kearsipan
  3. Pelaksanaan pengelolaan urusan administrasi kepegawaian
  4. Pelaksanaan pengelolaan urusan perlengkapan dan rumah tangga

 

 

  1. Kelompok Jabatan Fungsional

Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan terdapat kelompok jabatan fungsional yang terdiri atas sejumlah tenaga, dalam jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

  • Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas membantu Kepala Dinas sesuai dengan jabatan fungsional dan bidang keahlian masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  • Jumlah dan jenis jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja serta diatur dengan peraturan perundang-undangan.
Bagikan: